“Salah satu unsur penilaian penampilan seseorang adalah rambut yang tidak bisa diabaikan, hal ini mencerminkan personality, umur dan kesehatan seseorang”

Komponen rambut terdiri dari 70-80% keratin, 3-6% senyawa minyak, 1% zat warna melanin dan pheomelanin (pigmen warna muda), 15 % kelembaban air dan sisanya adalah karbohidrat dan unsur-unsur mineral.

Sedangkan komposisi kimiawi batang rambut adalah 44.5% karbon, 30% Oksigen, 14% Nitrogen, 6.5% Hidrogen, 5% Belerang. Unsur-unsur ini terutama terdapat dalam zat tanduk (keratin). Keratin adalah suatu protein yang terdiri atas gabungan gugus-gugus peptide, (yang merupakan gabungan kompleks-kompleks asam amino). Hasil penggabungan inilah membentuk molekul keratin yang berbentuk ulir.

Struktur rambut terdiri dari lapisan utama, susunan dari yang terluar ke dalam adalah selaput rambut (cuticle), kulit rambut (cortex) dan sumsum rambut (medulla).

Selaput Rambut (Cuticle)

Lapisan terluar batang rambut terdiri dari susunan sekitar 7-10 sel-sel tanduk pipih, keras dan transparan/tembus cahaya yang memancarkan warna rambut. Lapisan ini tersusun bagaikan genteng atau sirap rumah, terbuat dari keratin dengan tepi luarnya searah dengan arah pertumbuhan rambut. Celah-celah di antara susunan sel-sel itu disebut imbrikasi. Kutikula berfungsi melindung kulit rambut (korteks) dibawahnya, dari kerusakan dan kekeringan.

Kutikula dapat rusak karena factor internal dan eksternal. Faktor internal: diet dan sakit atau obat (minuman keras). Faktor eksternal  : kerusakan fisik, (menyisir, sasak, panas) dan kerusakan kimia (treatment kimia). Jika kutikula rusak maka rambut akan menjadi porus, kering dan bercabang. Sedangkan kutikula yang sehat, rambut akan terasa lembut dan bercahaya.

Kulit Rambut (Cortex)

Korteks terdiri dari sel-sel tanduk yang membentuk kumparan panjang, sejajar dengan batang rambut. Masing-masing sel tanduk dapat diuraikan lagi menjadi satuan yang lebih halus dan disebut mikrofibril. Setiap mikrofibril terdiri dari pilihan sekitar 11 molekul keratin yang disebut protofibril, berbentuk spiral inilah yang menjadikan rambut bersifat elastis, dapat ditarik memanjang dan ketika dilepas kembali memendek ke ukuran semula.

Selain itu ditempat-tempat tertentu disepanjang alur spiral tersebut, terdapat hubungan antar molekul yang terjadi karena adanya ikatan hydrogen dan ikatan sulfide. Secara bersama-sama ikatan hydrogen dan ikatan sulfide membuat rambut kita elastic, kuat dan memberi bentuk (keriting atau lurus).

Ikatan hydrogen mudah terpatahkan hanya oleh air, tetapi ikatan sulfide sangat kuat dan hanya dapat dipatahkan oleh larutan kimiawi seperti proses pengeritingan dan pelurusan rambut). Struktur rambut 90%nya terdiri dari korteks dan semua proses tata rambut yang menggunakan zat-zat kimiawi berlangsung di dalam korteks.

Sumsum Rambut (Medula)

Medula merupakan inti dari rambut. Medula terdapat di bagian terdalam lingkaran konsentris batang rambut yang tebal. Terdiri dari sel-sel tanduk yang mengecil dalam bentuk tidak teratur. Di antara sel-sel tanduk yang mengecil terdapat rongga-rongga udara. Sedangkan untuk batang rambut tipis (umumnya pada rambut pirang) tidak memiliki medula. Fungsi utama medula adalah penghasil sel, untuk penumbuh rambut, pigmentasi rambut dan penghasil protein keratin.